Tak perlu ragu untuk menjual tanaman secara online di media sosial atau marketplace ke semua daerah. Kini Sobat bamcargo bisa mengirimnya ke berbagai daerah asalkan tahu cara kirim tanaman yang aman melalui jasa ekspedisi.

Pihak ekspedisi ternama seperti JNE, J&T atau POS Indonesia sudah terbiasa kirim tanaman ke berbagai daerah. Umumnya jika antar pulau, cara kirim tanaman lewat pesawat harus disertai surat karantina dari Balai Karantina atau Dinas terkait.

Jika surat menyurat dan perizinan sudah diurus, selanjutnya yang tak kalah penting adalah cara packing tanaman untuk dikirim.

Cara Kirim Tanaman Agar Aman

Mengirim Tanaman Hias

Tanaman hias memiliki tekstur yang getas atau mudah patah, untuk itu perlu dibedakan dengan tanaman berkayu.

Packing dengan baik tanaman hias yang akan dikirim menggunakan kardus yang kokoh dan memiliki ruang lebih besar. Berikan toleransi kekosongan ruangnya sekitar 3-6 cm dari tinggi dan lebar tanaman.

Pemberian ruang tersebut dimaksudkan agar tanaman tidak mudah mudah atau tertekuk ketika kardus penyok selama pengiriman. Untuk memperkokoh kardus, lindungi dengan penunjang berupa kayu di setiap sudut bagian dalam kardus.

Mengirim Tanaman Berkayu

Cara packing tanaman berkayu tentu berbeda dengan tanaman hias, dimana tanaman berkayu tidak perlu diberi ruang dalam kardus. Tanaman kayu lebih kuat ketika terjadi gangguan ketika proses pengiriman karena batangnya yang lentur.

Cukup gunakan tanah gembur dan lembab pada bagian akar tanaman. Selanjutnya bungkus menggunakan koran dan dilapisi dengan kemasan kardus.

Untuk tanaman berkayu, Sobat bamcargo bisa mengestimasikan lama pengiriman dengan baik. Tanaman berbatang lentur ini mampu bertahan dalam kurun waktu 3-5 hari dalam pengiriman.

Mengirim Tanaman Berukuran Besar

Cara kirim paket tanaman melalui ekspedisi untuk tanaman berukuran besar juga tetap mudah kok, tapi bagaimana caranya, ya?

Nah, yang perlu diperhatikan itu adalah rangka kayu atau packing kayunya agar kardus tidak penyok ketika tertindih oleh paket lain. Kok pakai kayu segala?

Ya jelas, karena paket berukuran besar biasanya diletakkan di bagian bawah. Sehingga pihak ekspedisi tetap bisa mengangkut banyak barang selama pengirimannya itu. Dengan menggunakan packing kayu, tentunya lebih aman.

Tak perlu menggunakan kayu yang bagus, kamu bisa menggunakan kayu ringan seperti bekas krat telur atau palet. Kirim tanaman lewat JNE juga biasanya bisa sekalian dipacking dengan rangka kayu.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Kirim Paket Tanaman
Cara kirim tanaman tentu saja tidak bisa sembarangan, ada beberapa hal yang harus Sobat bamcargo perhatikan agar tanaman tetap aman.

Tanaman tidak boleh goyang, meskipun pada kenyataannya gerakan atau guncangan selama di perjalanan tetap saja terjadi. Bungkus menggunakan plastik berlapis kemudian dilakban agar batang tanaman tidak mudah goyang.
Kelembaban bisa membuat tanaman busuk, selama perjalanan bisa saja suhu panas atau masalah lain terjadi sehingga kelembaban meningkat. Balut daerah perakaran menggunakan plastik agar daerah tersebut terjaga.

Berikan zat adaptan, ini berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tanaman sebagai pengatur pembesaran sel. Selain itu juga bisa memicu pemanjangan sel sehingga daun dan akar tetap aman.
Jadi, tak ada alasan lagi untuk kamu agar bisa meraup keuntungan dari bisnis tanaman ini. Cara kirim tanaman melalui jasa ekspedisi tetap bisa dilakukan dengan memperhatikan cara-cara di atas ya!Jika kamu akan mengirimkan paket tanaman menggunakan jasa bamcargo, sebaiknya pastikan kemasannya sudah aman sesuai tips di atas. Tanaman kamu akan selamat sampai tujuan dengan menggunakan jasa pengiriman bamcargo.

Ada Yang Ingin Anda Tanyakan ? Chat Kami